# Aziziah Diah Aprilya ## Posts - [16/12/2024](https://aziziahprilya.com/16-12-2024/): Subuh ini saya merindukanmu lebih banyak dari biasanya. Tiba-tiba perasaan saat kau pergi pertama kalinya di pintu bandara itu kembali datang pada saya. Seketika saya melihat lebih dari setengah diri ini ikut terbang denganmu–menerka kapan lagi saya akan bertemu dengannya?  Setiap kali saya menuju ke kotamu, saya bertanya-tanya, apakah saya sedang pergi atau saya hanya sedang pulang? Dan ketika kembali ke kota asal, kehampaan terjadi berulang kali. Di ruang tunggu bandara yang terlalu lapang, di jalanan Makassar yang kacau, di kamar yang tumbuh bersama saya, dan di meja makan yang seketika asing.  Aneh sekali harus memahami cinta melalui kesepian ini. […] - [Tumbuh Seperti Patikala](https://aziziahprilya.com/tumbuh-seperti-patikala/): Bersih dan kosong. Kesan pertama saya ketika memasuki rumah nenek lagi. Sepertinya sudah sepuluh tahun lalu semenjak terakhir saya ke kampung bapak di Padang-Padang, sebuah dusun di Desa Kurrusumanga. Dulu setiap kali mamaku mengatakan kita akan ke Kabupaten Luwu ini, saya akan merengut. Saya membayangkan betapa mualnya perjalanan delapan jam dari Makassar ke sana. Juga perasaan-perasaan asing karena setiap orang lebih sering berbicara dengan Bahasa Bugis yang tidak saya mengerti. Tapi kali ini saya kembali ke rumah nenek tanpa keluarga. Saya datang bersama Wilda, teman peneliti dan Pak Naufal, seorang supir.  Saya memasuki rumah yang sudah lapang itu. Tidak ada […] - [“A One and a Two” and This is a Three](https://aziziahprilya.com/a-one-and-a-two-and-this-is-a-three/): Some thoughts about Yi Yi (Edward Yang, 2000) a film that got my back. Saya senang memotret punggung orang lain. Proyek iseng-iseng ini saya namakan “Got Your Back”. Alasannya sederhana, saya hanya jenuh membuat dan melihat potret sadar seseorang dari tampak depan. Jauh lebih menyenangkan rasanya memotret dengan gaya yang tidak disengaja dan diam-diam. Rasanya memotret dari belakang adalah satu cara mengenali seseorang tanpa harus melihat jelas wajahnya. Ya, sebenarnya itu alasan-alasan yang lahir belakangan dan sengaja saya buat agar terdengar lebih artistik. Lebih punya nilai. Barangkali saya memang seorang fotografer yang pengecut. Tapi apapun itu, saya menikmati keisengan ini. […] - [Keluar Rumah](https://aziziahprilya.com/keluar-rumah/): Setiap kali ingin memulai menulis di sini, rasanya seperti akan memberi orang lain kesempatan untuk melihat hal-hal yang sebenarnya hanya ingin saya nikmati sendirian. Namun di saat yang sama, mengetahui bahwa barangkali tulisan ini akan berpindah menjadi ingatan atau kenangan untuk orang lain membuat saya merasa tidak sendiri. Dan entah kenapa itu menjadi jauh lebih penting. Setelah puncak ketakutan pandemi di sepanjang 2020, tahun 2021 saya mulai melakukan beberapa perjalanan lagi. Jika harus jujur, saya tidak pernah betul-betul niat untuk keluar rumah. Saya suka sekali dengan kamar saya. Ada banyak tumpukan buku, film, album yang tidak apa-apa jika harus saya […] - [23](https://aziziahprilya.com/23/): Halo, Zi. Kau masih tidak peduli dengan tahun kan? Bagimu pergantian tahun atau semacamnya sama sekali tidak berhubungan dengan keinginan-keinginanmu. Kau percaya bahwa cara terbaik untuk melakukan suatu hal adalah dilakukan se-sekarang mungkin, bukan menyoal kau berada di tahun atau umur berapa. Satuan angka sama sekali tidak menunjukkan kualitas seseorang, walau waktu yang berjalan tentu bisa mengubah sikap, perasaan, dan terutama pilihannya. Namun ternyata hukum itu juga tidak terlalu banyak berpengaruh di dirimu, Zi. Kau suka sekali menyimpan hal yang sama dan tidak ada yang mau kau ubah. Seperti daftar putar lagu yang tidak banyak berganti sejak pertama kali kau […] - [Ma,](https://aziziahprilya.com/ma/): “So you are leaving?” “yes” “Everybody is leaving now..” Percakapan saya dengan seorang perempuan Swedia yang saya lupa namanya. Dia baru saja menangis karena teman perjalanannya tiba-tiba harus pulang ke negara asalnya untuk bekerja. Saat itu saya sedang memasukkan baju-baju kotor ke dalam koper dan memikirkan bagaimana koper ini bisa muat dengan berbagai benda yang sebagian besar menyesal saya beli, kemudian perempuan itu datang sambil menangis ke samping tempat tidur saya. Menginap di hostel membuat kami harus berbagi kamar seperti di asrama, hal yang baru pertama kali saya coba. Juga melihat orang asing ini menangis tiba-tiba. Dan sepertinya tidak ada […] - [Tentang Spasi](https://aziziahprilya.com/tentang-spasi/) - [Tidak menjadi apa-apa.](https://aziziahprilya.com/tidak-menjadi-apa-apa/) - [Di Antara.](https://aziziahprilya.com/di-antara/) - [Tiba.](https://aziziahprilya.com/tiba/) - [Bagian kecil dari Paotere.](https://aziziahprilya.com/bagian-kecil-dari-paotere/) - [Myrhythm.](https://aziziahprilya.com/myrhythm/) - [Rumah.](https://aziziahprilya.com/rumah/) - [Love is a Verb](https://aziziahprilya.com/107/) - [Puisi yang Terbang](https://aziziahprilya.com/puisi-yang-terbang/) - [Cerita Dari Rumah](https://aziziahprilya.com/78/) - [Badai Puan Pasti Berlalu](https://aziziahprilya.com/badai-puan-pasti-berlalu/) - [The Sea that Speaks his Name](https://aziziahprilya.com/aci/) ## Pages - [Projects](https://aziziahprilya.com/projects/): Stories Spasi / A Pause Pete-pete is a local public transportation that slowly disappeared in Makassar. People are getting more individualistic, so the number of… Love is an Open Door For me, residency is about experiencing different space from our former daily space. Whether physical space or as an idea. Residency offe… The Yard Remains… With the remaining space around their community, people plant various herbal plants which are used as the first step of healing before go… Load More Behind the Scene Basri & Salma in a Never Ending Comedy Directed by Makbul Mubarak Produced by Yulia Evina Bhara […] - [Blog](https://aziziahprilya.com/blog/): [vc_row][vc_column][vc_column_text] All Photography Travel Lifestyle Featured aziziahprilya September 1, 2015 Awesome Support Lorem ipsum dosectetur adipisicing elit, sed do.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur Nulla fringilla purus at leo dignissim … Read More 0 likes No Comments aziziahprilya September 1, 2015 Latest WordPress Support Lorem ipsum dosectetur adipisicing elit, sed do.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur Nulla fringilla purus at leo dignissim … Read More 0 likes No Comments aziziahprilya September 1, 2015 Top Quality Design Lorem ipsum dosectetur adipisicing elit, sed do.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur Nulla fringilla purus at leo dignissim … Read More 0 likes No […] - [Commisions](https://aziziahprilya.com/commisions/): Scars Souvenirs – Azimah Fada The wound that still remains is the wound on my right knee caused by being hit by a motorcyclist. The incident happened about a dozen yea… Atrimoni - [Behind The Scene & Movie Stills](https://aziziahprilya.com/behind-the-scenes/): Basri & Salma in a Never Ending Comedy Directed by Makbul Mubarak Produced by Yulia Evina Bhara Synopsis A young man working as a housekeeper in an empty mansion. When its… Autobiography Directed by Khozy Rizal Produced by John Badalu Synopsis Basri and Salma, a childless couple who have been married for 5 years, own … Chairil Anwar “Kesabaran” Chairil Anwar – Kesabaran   Aku tak bisa tidur Orang ngomong, anjing nggonggong Dunia jauh mengabur Kelam mendinding ba… Bunyi Kota: 100 Tahun Musik Populer Makassar Directed by Anwar “Jimpe” Rachman Produced by Fitriani A. Dalay A Documentary film that tells […] - [Stories](https://aziziahprilya.com/stories/): Spasi / A Pause Pete-pete is a local public transportation that slowly disappeared in Makassar. People are getting more individualistic, so the number of… Love is an Open Door For me, residency is about experiencing different space from our former daily space. Whether physical space or as an idea. Residency offe… The Yard Remains… With the remaining space around their community, people plant various herbal plants which are used as the first step of healing before go… Wijaya Kusuma In 1999, Iyus Prihartini was only about two months pregnant when her military husband went to work in East Timor (now […] - [About](https://aziziahprilya.com/about-me/): Aziziah Diah Aprilya Known as Zizi, is an Indonesian photographer, writer, filmmaker, and curator based in Makassar, South Sulawesi. She recently published her first photobook, Got Your Back (SOKONG! Publisher, 2024), which reflects on themes of home, generations, change, burdens, and the relationships that connect them. Her work mostly explores ecological, urban, and women’s issues—often focusing on the intersections between them.  In 2023, she was accepted into the mentorship program by Women Photograph. Then in 2024, she received the Documentary Award for the Emerging Category from Objectifs Centre for Photography and Film. In Makassar, she works closely with urban studies […] - [Maintenance Page](https://aziziahprilya.com/maintenance-page/) - [Home](https://aziziahprilya.com/) [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)